Minggu, 21 Februari 2010

Malang, the black city yg mati lampu melulu

Entah apa yang terjadi di PLN kota Malang. Sudah 2 hari ini, yaitu hari Kamis dan Jumat, kota Malang mengalami pemadaman lampu. Bukan pemadaman bergilir, yang biasanya mati lampunya bergantian tiap daerah, kali ini benar-benar total. Kalau dari pengakuan teman-teman yag daerah tempat tinggalnya dari sabang sampai meraukenya Malang, waktu lampu matinya sama. Yaitu saat masuk waktu Maghrib sampai jam 10 malam. 
Karena persediaan lilin habis untuk mati lampu season 1 kemarin, dengan sangat terpaksa aku diserahi tugas yang sangat penting dan berat. Yaitu…membeli lilin di minimarket terdekat! Lebay..lebay..Agak nakutin emang, karena harus nglewati lapangan untuk jalan cepat. Tapi taka pa, karena aku juga membawa peralatan lengkap, yaitu..senter LED..!! Senter super terang yang pas Baksos di Air Terjun Coban Rondho dulu berhasil membuat mata salah satu senior buta sesaat karena kita nyorotin matanya terus. Wkwk, terbayar sudah dendam kesumat pas OSPEK. Sampai di jalan besar ternyata rame banget, apalagi minimarketnya deket sama Masjid yang punya genset. Jadi agak aneh aku bawa-bawa senter. Dan bisa dipastikan kalo lilinnya habis, gini kata mbaknya yang jaga :







“barusan ada yang mborong, mbak, buat jaga-jaga kalo besok mati lampu lagi katanya.”
Akhirnya aku beli es sama coklat sebagai peredam stress akibat kehabisan lilin. Setelah cari lilin di toko yang agak jauhan, ternyata ada, selamatlah nasibku kali itu. Tapi ternyata esnya tidak selamat, karena jeda waktu lampu mati sampai aku belinya agak lama, esnya sudah mblenyek, alias agak mencair. Bagiku c sama aja, toh akhirnya masuk perut juga. Karena orang rumah yang lain pada ga mau makan es malem-malem akhirnya aku berpesta pora sendirian. Wkwk, anehnya aku ga bisa gendut juga.  
Mungkin kalau kita mencoba menelepon layanan PLN sekarang pasti terdengar nada sibuk. Mungkin banyak yang protes ya. Tadi sempat keluar rumah terus ikut nimbrung sama tetangga sebelah yang lagi bergosip ria masalah mati lampu berturut-turut ini. Katanya yang bersangkutan tadi sudah menelepon PLN, marah-marah lagi. Bukannya aku suka kalo mati lampu, tapi rasanya kurang bijak kalo menumpahkan kemarahan kita ke operator teleponnya PLN. Padahal operatornya belum tentu ngerti masalah yag terjadi. Operator disini bagaikan tempat sampah yang harus stay 24 jam untuk menampung sumpah serapah dan makian kita. Kalaupun ada yang bertanya siapa yang pantas mendapatkan Blackinnovationawards, aku pasti bakalan jawab operator telepon PLN itu adalah salah satu yang pantas. Atas segala pengabdiannya sebagai penampung kekesalan kita warga Indonesia yang tak sadar diri.
Kenapa kita harus marah-marah? Bagiku hanya membuang-buang tenaga memaki-maki orang yang tidak kita kenal. Emang sifat manusia, selalu mencari pelampiasan akan sesuatu yang dipandang tidak berjalan sesuai rencana. Operator kan juga manusia, coba kita yang berada pada posisinya, emang enak? Toh, belum tentu masalah akan selesai apabila kita memaki-maki PLN, khususnya operatornya.Yang ada malah nambahin dosa. Hosh..hosh…kebawa emosi gara-gara ibu-ibu tetanggaku tadi. =.=..tapi emang agak keterlaluan c, PRO OPERATOR Telepon PLN..!! aku mendukungmu Pak, jangan dimasukkan ke hati omongan orang-orang yang tak berperi kemanusiaan itu, anggap saja sebagai tambahan pahala.
Balik ke topik mati lampu, entah kenapa selalu  ada penghambat di saat niat belajarku sedang meluap-luap. Entah mati lampu atau ada film bagus di TV. Padahal jarang-jarang aku semangat belajar, ketahuan de, wkwkwk. Sekarang juga aku bukannya belajar malah ngetik postingan, mau jadi apa diriku ini. Rencana berikutnya setelah kejadian ini kayaknya aku mau ngungsi ke Masjid dekat rumah, kalo mau belajar (?) ato numpang liat TV. Soalnya Masjidnya punya genset, jadi diantara black-black rumah penduduk yang udah kayak djarum black di sekitarnya, masjid ini terlihat kinclong sendiri. Untuk sementara aku akan merenungi kemati lampuan ini di dalam mimpi, alias tidur..yeee..!!

_ajenk_

0 cuap-cuap:

Poskan Komentar

Tinggalkan komentarmu ya..^_____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...