Rabu, 17 Maret 2010

Hiruk Pikuk Kedatangan Obama


Kita semua pastilah telah mengetahui bahwa Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, akan mengunjungi Indonesia Bulan Maret ini. Walau sempat diundur kedatangannya akibat ketidakstabilan keamanan negera kita yang salah satunya akibat perburuan teroris di NAD dan ditembak matinya beberapa teroris, yang salah satunya adalah Dulmatin, terorisyang masuk DPO FBI.

Kedatangan Obama tidak diundur lama, apabila tidak ada aral melintang, beliau beserta keluarga akan mengunjungi Indonesia minggu depan. Kunjungan Orang no 1 di Amerika ini merupakan yang pertama kalinya setelah beliau menjabat kursi kepresidenan. Kunjungannya pun tidak bisa dibilang sebentar. Kira-kira 3 hari lamanya, Obama sekeluarga akan berada di Indonesia.

Walaupun sampai saat ini belum datang dan menginjakkan kaki di Indonesia, rencana kedatangan Obama telah membuat banyak orang sibuk. Beragam pendapat pun keluar dari beragam lapisan. Mulai warga umum sampai petinggi agama. Beberapa diantaranya terlihat antusias dengan kedatangan OBama. Menurut mereka merupakan suatu kehormatan, seorang presiden Negara adidaya, yang notabene pernah menghabiskan masa kecil di Indonesia, dapat datang ke Indonesia. Sedangkan di kubu garis keras dengan tegas menolak kedatangan Obama. Kubu garis keras kebanyakan berasal dari organisasi Islam. Menurut mereka, benar-benar berlebihan menyambut secara besar-besaran seorang ‘penjajah’ kaum Muslimin. Banyak diantara mereka yang berdemo di berbagai kota, termasuk di kota Malang. Bahkan keamanan di beberapa daerah telah diperketat. Kemungkinan besar pengamanannya akan ditambah ekstra menjelang beberapa hari menjelang kedatangan Obama.

Tidak ketinggalan pengamanan yang akan dilakukan pihak Amerika Serikat. Kabarnya, AS akan memboyong mobil Presiden ke Indonesia. Mobil yang dijuluki The Beast oleh Obama ini memiliki segala kecanggihan yang luar biasa. Bodi luarnya terbuat dari baja kelas tinggi yang serupa dengan baja pesawat jet. Tentu saja anti peluru, anti misil dan roket, bahkan juga anti bom. Roda mobil didesain anti bocor dan pecah. Kaca mobil juga anti peluru dan tidak bisa dibuka, kecuali kaca di depan supir yang digunakan untuk berkoordinasi, itu pun tidak dapat dibuka seluruhnya. Mau yang lebih ‘waah’ lagi? Mobil ini dilengkapi dengan pelontar gas air mata dan penembak otomatis yang setara dengan senjata laras panjang. Tidak hanya itu The Beast juga menyediakan tempat penyimpanan darah dengan golongan darah milik Presiden. Kira-kira seperti apa rupanya saat berkendara di Indonesia?

Sebenarnya segala hiruk pikuk akibat kedatangan Obama, baik yang pro maupun yang kontra semuanya terasa berlebihan. Obama datang kesini dalam rangka kunjungan persahabatan antara 2 negara. Dan dari pertemuan antara 2 belah pihak ini diharapkan akan terbentuk suatu kerja sama yang lebih baik dan menguntungkan untuk kedua belah pihak. Sebenarnya bila ditinjau dari kenegaraan, kunjungan ini positif bagi kedua belah pihak. Obama juga memiliki etiket positif untuk memperbaiki hubungan AS dengan Islam. Begitu pula dengan penolakan yang terjadi, sebaiknya tidak terlalu ekstrim.

Tapi sepositif atau se-negatif apapun efek yang ditimbulkan nantinya, sebaiknya tidak perlu berlebihan dalam menyambut kedatangannya. Memang beliau pernah tinggal di Indonesia semasa kecil, dan kedatangannya diharapkan (salah satunya) dapat memotivasi generasi muda. Namun reaksi berlebihan yang kita ungkapkan ‘secara tersirat’ dapat diartikan menjadi terlalu mengelu-elukan dan meninggikan Obama. Padahal beliau juga manusia biasa. Kalaupun akhirnya euphoria kedatangan Obama tetap berlebihan, seharusnya kedatangan petinggi Negara lain juga mendapatkan euphoria yang sama. Timor Timor, madagascar, Negara-negara Afrika, mereka semua seharusnya juga berhak mendapatkan penyambutan yang sama seperti kedatangan Obama.

Karena itu, lebih baik kita bersikap netral dan biasa saja dalam menyikapi sesuatu, karena dilihat dari segi manapun toh sikap berlebihan nantinya akan merugikan diri sendiri.


_ajenk_

2 cuap-cuap:

~sth_rei~ mengatakan...

Some pros, some contra, it's a democracy

Biasa aja menyambut Obama, ga usah disambut besar2an, dan ga usah ditolak terlalu besar2an juga. Indonesia punya kepentingan dengan AS, sementara kepentingan itu menguntungkan rakyat, why not?

Tapi Obama bukan sosok yang mesti dipuja2 (sampai sengaja dibuat patungnya segala tu). Kontribusi dia ke Indonesia belum ada, kontribusi ke perdamaian dunia pun?? heh belum ada. Israel masih agresi ke Palestina, Afghanistan plus Irak masih belum terbebas dari US. Jadi wajar2 sajalah dalam menyambutnya,, curahkan energi berlebih itu ke hal lain yang lebih berguna

~- ajenk -~ mengatakan...

yy, bgtulah mbek..

masih bnyk yg berpikir pendek..
kit juga kdang2...

ngomong2 karpet pumpny..?

Poskan Komentar

Tinggalkan komentarmu ya..^_____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...