Belajar tentang kehidupan tidak melulu harus mengalami terlebih dahulu. Pelajaran juga bisa diambil dari pengalaman orang lain. Apalagi cerita yang tidak bahagia, bukan berarti cerita yang akan saya share ini berakhir sedih namun lebih ke…entahlah.. silahkan disikapi sendiri setelah membaca.
Dua tahun yang lalu, sekitar tahun 2011, Ibu saya pernah mengajak saya untuk menjenguk putri salah seorang temannya yang sedang sakit. Bukan sakit fisik, namun lebih ke penyakit mental, nama penyakitnya Skizofrenia. Mungkin teman-teman ada yang sudah pernah baca posting saya tentang penyakit ini dulu. Skizofrenia kadangkali masih disalah artikan sebagai kesurupan atau ‘ketempelan’ dll, karena salah satu gejalanya adalah halusinasi. Dalam kasus anak teman ibu, sebut saja Mbak Bunga, gejala awalnya adalah mendengar suara-suara tak berwujud yang sering membisikkan sesuatu dalam bahasa manusia. Apa yang dibisikkan saya juga kurang tahu. Mbak Bunga sangat ketakutan, terkadang malah berteriak-teriak seperti orang kesurupan di depan umum.
Bagi penonton setia Dunia Lain dan yang hobi dengan perklenik-an, bisa jadi sekarang pikirannya sudah mengarah kesana.. Ya saya paham, karena awalnya saya juga begitu. Tapi ternyata setelah diperiksakan ke ahli psikologi, diketahui bahwa mbak Bunga ini mengidap Skizofrenia, penyakit kejiwaan. Banyak faktor yang menimbulkan penyakit ini. Bisa faktor keturunan maupun guncangan/ stres berat.
Oke, kembali ke pengalaman saya saat menjenguk mbak Bunga. Sesampainya di depan rumah beliau, saya bingung harus berlaku seperti apa, karena itu pengalaman pertama kali saya menjenguk seseorang yang sakitnya bukan sakit fisik.
Dua tahun yang lalu, sekitar tahun 2011, Ibu saya pernah mengajak saya untuk menjenguk putri salah seorang temannya yang sedang sakit. Bukan sakit fisik, namun lebih ke penyakit mental, nama penyakitnya Skizofrenia. Mungkin teman-teman ada yang sudah pernah baca posting saya tentang penyakit ini dulu. Skizofrenia kadangkali masih disalah artikan sebagai kesurupan atau ‘ketempelan’ dll, karena salah satu gejalanya adalah halusinasi. Dalam kasus anak teman ibu, sebut saja Mbak Bunga, gejala awalnya adalah mendengar suara-suara tak berwujud yang sering membisikkan sesuatu dalam bahasa manusia. Apa yang dibisikkan saya juga kurang tahu. Mbak Bunga sangat ketakutan, terkadang malah berteriak-teriak seperti orang kesurupan di depan umum.
Bagi penonton setia Dunia Lain dan yang hobi dengan perklenik-an, bisa jadi sekarang pikirannya sudah mengarah kesana.. Ya saya paham, karena awalnya saya juga begitu. Tapi ternyata setelah diperiksakan ke ahli psikologi, diketahui bahwa mbak Bunga ini mengidap Skizofrenia, penyakit kejiwaan. Banyak faktor yang menimbulkan penyakit ini. Bisa faktor keturunan maupun guncangan/ stres berat.
Oke, kembali ke pengalaman saya saat menjenguk mbak Bunga. Sesampainya di depan rumah beliau, saya bingung harus berlaku seperti apa, karena itu pengalaman pertama kali saya menjenguk seseorang yang sakitnya bukan sakit fisik.
